20 Des 2014

Sakit Mata Pada Anak

Bermain adalah aktifitas yang dilakukan anak, bisa di bilang aktifitas pokok anak, karena dengan bermain anak belajar semuanya. Tetapi dalam bermain sepatutnya orang tua tetap mengawasi anak, tetapi tetap memberikan kebebasan mereka untuk mengeluarkan imajinasinya, karena ada hal-hal yang bisa membahayakan mereka walaupun itu dianggap sepele, contohnya saat mata si kecil perih, gatal terkena debu saat bermain refleknya mesti mengucek mata dan tahukah bunda sering mengucek mata bisa melemahkan otot mata dan bisa mengakibatkan minus dan kebutaan. Karena setiap bagian (kulit,mata,telinga dll) anak sangat sensitif terhadap benda asing.

Menurut Dr.Ratna Haerani,SpMA kebisaaan mengucek mata dapat menyebakan kerusakan mata yang serius. Saat ada benda yang menyentuh kelopak mata, mata akan mengalami peningkatan tekanan. Cahaya yang silau atau gesekan benda yang menyentuh mata akan memberikan tekanan. Sedangkan menggosok mata dapat memberi tekanan 5 sampai 10 kali lebih besar dibandingkan kondisi normal bahkan cahaya yang selalu terang dapat memberikan tekanan pada mata. Tekanan yang besar menyebabkan mata terluka apalagi anak kecil yang tidak paham tanganya kotor mereka tetap mengucek mata sampai merah.

Dampak yang diakibatkan dari mengucek mata memang tidak secara langsung apalagi anak-anak. Kornea anak masih terlalu muda berbeda dengan orang dewasa resiko yang diakibatkan akan semakin cepat. Dampak awal yang diakibatkan adalah iritasi mata, katarak, dan mata lebih cepat mengalami rabun jauh hingga menyebakan kematian. Dan resiko terkecil saat mengucek mata adalah iritasi namun iritasi yang menyebabkan kornea mata terluka, dan lapisan bening terobek akan sering mengalami sakit dan nyeri karena kornea sangat sensitif jika tersentuh benda.

Resiko kebutaan bisa memungkinkan terjadi pada anak karena sudah kebiasaan tanpa adanya antisipasi atau tindakan lain saat mata terasa perih, kebiasaan mengucek mata yang terus menerus, terlalu keras dan tiap hari bisa meningkatkan tekanan pada bola mata. Kebutaan bisa terjadi jika terus menerus tanpa ada tindakan pencegahan dari orang tua.

Pencegahan dengan kebiasaan sehat.
Agar si kecil tidak terbiasa mengucek mata, bunda harus mengawasi kebiasaan dan pola hidup si kecil. Yang harus dilakukan orang tua adalah : 
  • Memberikan pengertian kepada anak tentang hidup sehat khususnya untuk kesehatan mata.
  • Kebersihan tangan harus tetap terjaga. Biasakan mencuci tangan.
  • Ajarkan kepada si kecil untuk membasuh atau menyeka mata denagn air bersih apabila mata terasa gatal jangan mengucek.
  • Hindarkan si kecil dari kebiasaan yang membuat mata cepat lelah sehingga mata tersa perih dan cenderung mengucek mata. Kebiasaan tersebut diantaranya membaca sambil tidur, menonton tv terlalu dekat.
  • Berikan si kecil makanan yang kaya vitamin A seperti tomat dan wortel atau mengkonsumsi sayuran lainnya.

Lebih baik menjaga daripada mengobati, kata mutiara itulah yang seharusnya dipunyai kedua orang tua. Karena mata adalah jendela dunia. Dengan mata kita bisa menikmati keindahan dunia ciptaan Tuhan YME.

Sumber : http://aladinbabyshop.blogspot.com/2014/10/sakit-mata-anak.html

17 Jul 2012

Bahaya Memaksa Anak Makan

Ketika anak-anak memasuki masa sulit makan, biasanya orangtua akan memaksa mereka makan dengan berbagai cara. Dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, tak jarang orangtua -khususnya ibu- melontarkan paksaan dan ancaman agar anak mau menelan makanannya.

"Pemaksaan sampai ancaman ini seharusnya tidak boleh dilakukan kepada anak, karena akan memengaruhi perkembangan anak," ungkap pakar nutrisi dan diet dari komunitas Sehati, Emilia Achmadi, MSc, kepada Kompas Female, saat talkshow Enfagrow di fX, Jakarta, beberapa waktu lalu. Menurut Emilia, ada beberapa kategori yang tergolong sebagai bentuk pemaksaan kepada anak agar mereka mau makan (dan sebaiknya tidak dilakukan):

24 Jan 2012

Kenapa Bayi Sering Rewel?

Si kecil menangis keras di malam hari? Atau, ia sangat susah didiamkan ketika tidak digendong? Kerewelan semacam ini memang sering terjadi. Apalagi, pada bayi yang masih dalam usia pertumbuhan di bawah satu tahun. Seolah-olah, tak ada hari tanpa tangis bayi. Tapi, sebenarnya, menurut Dr Joseph Garcia, ahli perkembangan anak dari Amerika, yang mengajari banyak hal tentang berkomunikasi dengan tanda pada bayi, itulah cara bayi berusaha berkomunikasi dengan Anda. Mulai rewel karena tak nyaman, tumbuh gigi, hingga karena si kecil mengalami kekurangan zat besi. Karena itu, cobalah pahami beberapa hal tentang tangisan bayi.

Berikut beberapa yang perlu Anda ketahui dan coba cari tahu, mengapa si kecil selalu rewel:

23 Jan 2012

Pola Tidur Anak

Bayi baru lahir biasanya tidur selama 16-20 jam yang dibagi menjadi 4-5 periode. Pola tidur bayi masih belum teratur, karena jam biologis yang belum matang. Tetapi perlahan-lahan akan bergeser sehingga lebih banyak waktu tidur di malam hari dibandingkan dengan siang hari. Keluhan gangguan tidur biasanya datang dari orang tua yang sulit menerima jam tidur si bayi. Dikatakan bahwa orang tua kekurangan tidur 2 jam setiap harinya hingga si bayi berusia 5 bulan. Sedangkan mulai usia 5 bulan sampai 2 tahun, oran tua kehilangan 1 jam waktu tidur setiap malamnya. Sehingga orang tua pun perlu menyiasati waktu tidurnya sesuai dengan pola tidur bayi.

Mulai usia 2 bulan bayi mulai lebih banyak tidur malam dibanding siang. Di usia 3-6 bulan jumlah tidur siang pun semakin berkurang, kira-kira 3 kali dan terus berkurang hingga 2 kali pada bayi usia 6-12 bulan. Menjelang usia 1 tahun biasanya ia hanya perlu tidur siang satu kali saja dengan total jumlah waktu tidur berkisar antara 12-14 jam.

28 Feb 2011

10 Mitos Perawatan Anak

Mitos #1:
Bila anak pilek dan mengeluarkan cairan berwarna hijau atau kuning, pertanda dia terkena infeksi sinus dan perlu antibiotik.
Fakta: Infeksi sinus akan ditandai dengan cairan yang keluar dari hidung dan berwarna hijau atau kuning bila hal ini dialami terus menerus tanpa adanya perubahan selama lebih dari 10 sampai 14 hari. Hanya infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang akan merespon antibiotik.

Mitos #2:
Demam tidak baik untuk si kecil.
Fakta: Demam bukanlah penyakit, melainkan gejala yang terdapat pada penyakit-penyakit yang diderita anak-anak, terutama infeksi. Anda harus berkonsultasi ke dokter anak bila suhu badan bayi/anak di atas 38ยบ C.